Fresh roast VS Rest after roast

Maaf ya para penikmat kopi..
Baru perkenalan udah langsung obrolin roasting, mumpung abis roasting ini soalnya, keburu lupa.

Oke, langsung kita menuju ke permasalahan roasting (sangrai) ini.
Pertama kita bahas Fresh roast ( setelah disangrai langsung di brew atau langsung diseduh ).
Eksperimen saya ini berawal dari cerita mantan pacar saya dulu yang pernah datang ke suatu cafe, waktu itu dia pesan capucinno katanya biji kopinya memang benar benar fresh, katanya dia lagi aromanya benar-benar kuat, dari crita ini saya iseng iseng bereksperimen dan kebetulan teman saya anak seorang petani kopi.
Saya coba beli 1kg green bean (biji kopi mentah belum di sangrai), dan saya coba roasting langsung saya seduh berulang kali mulai dari cinamon roast, medium roast hasilnya BAU KACANG.
eksperimen saya berakhir didark roast, hasilnya bau kacang hilang TAPI rasanya terlalu tajam, hampir tidak ada rasa gurih, dan karakteristik kopinya jadi hilang, intinya cuma rasa pahit dan aroma yang nempel di mulut.
Yaa, eksperimen ini masih bertemu dengan ketidak puasan..

Setelah beberapa bulan kemudian setelah lupa dengan eksperimen yang berakhir dengan ketidak puasan tadi, saya main ke cafe teman saya dan menceritakan keresahan saya, dan jawabanya adalah.
Fresh roast itu hampir tidak mungkin memunculkan karakteristik kopi anda, dan setelah roasting minimal di istirahatkan 2 hari untuk manual brew dan 1 minggu untuk mesin espresso..

Itu dia..

Kesimpulannya.
kenapa kata mantan saya kopi di cafe tersebut enak, karena untuk coffee blend
(capucinno, latte,dll
) rasa pahit kopi tertutupi manis dari susu, dan karakteristik darkroast dengan aroma yang tajam menjadikan coffee blend di cafe tersebut menjadi terasa enak dan aromatik.
 
Silahkan mencoba, silahkan menikmati ke indahan Indonesia lewat kopi Nusantara.

Salam Kopi Nusantara.

Sam Djo

No comments:

Post a Comment

Instagram

Adv