Aftertaste

Aftertaste adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan “Kesan Rasa Kedua” dari Aroma dan Flavor cairan seduhan kopi. Kesan Rasa Kedua ini akan muncul kembali setelah cairan seduhan kopi tertelan.
Aftertaste terjadi karena proses retronasal, retronasal mengakibatkan aroma kopi yang menempel pada lapisan tenggorokan hingga dinding mulut terbawa keluar kembali bersama dengan hembusan udara.
Proses ratronasal membuat otak kembali menterjemahkan rasa dan aroma cairan seduhan kopi. Proses itu terjadi berulang-ulang dan akan melemah kemudian berhenti pada saat cairan seduhan kopi yang menempel pada lapisan tenggorokan dan dinding mulut habis terlarut, atau saat peminum kopi sudah tidak lagi bernapas. Karena proses retronasal yang berulang-ulang inilah sehingga muncul kesan bahwa rasa kopi nya awet atau dikenal dengan Long Aftertaste.
Tingkat Aroma, Flavor dan Aftertaste pada cairan seduhan kopi dipengaruhi oleh jumlah partikel kopi yang memiliki sifat terlarut atau soluble partikel. Kekuatan pertikel yang terlarut dalam kopi disebut juga dengan istilah Strenght.
Strength adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kepekatan cairan hasil seduh kopi.
Strength pada kopi dihasilkan dari Soluble partikel kopi atau Partikel kopi dengan sifat terlarut dalam cairan. Partikel kopi jenis ini terekstraksi dari bubuk kopi kering saat proses penyeduhan kopi. Soluble partikel merupakan partikel yang bertanggung jawab terhadap rasa dan aroma seduhan kopi. Semakin banyak jumlah soluble partikel yang terlarut dalam cairan seduhan kopi, semakin lama pula aftertaste yang dihasilkan/
dirasakan
Secara umum antara Aroma, Flavor dan Aftertaste tidak memiliki perbedaan jarak definisi berbeda yang signifikan. contoh jika anda menemukan Aroma wangi citrus pada kopi, maka sudah bisa dipastikan bahwa anda juga akan menemukan pula Flavor citrus, berikut Aftertastenya.
Catatan:
Faktor perubahan Aroma, Flavor dan Aftertase lebih sering dipicu oleh faktor diluar kopi, seperti kualitas air, cara penyeduhan, suhu, waktu dan kondisi peminum kopi.
Seperti yang sudah saya sampaikan pada Chapter Aroma dan Flavor, bahwa kopi memiliki 1300 lebih komponen aroma yang berafiliasi dengan flavor, maka atas dasar itu, saya tidak pernah membatasi persepsi rasa dan aroma kopi hanya pada daftar rasa yang terdapat pada Coffee flavor wheel.
Perlu diketahui bahwa Coffee flavor wheel hanya mencantumkan rasa dan aroma dasar yang secara umum dapat dengan mudah dikenali. Bayangkan jika Coffee flavor wheel mencantumkan 1300 komponen rasa dan aroma yang ditemukan pada kopi, cukup sulit bukan?.
Setiap orang pasti memiliki persepsi analisa aroma, rasa dan aftertaste tersendiri, yang didasari oleh pengalaman rasa yang pernah diperoleh sebelumnya. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa setiap orang memiliki persepsi analisa aroma, rasa dan aftertaste berbeda dari satu cangkir kopi yang sama.
Kecuali, analisa rasa kopi dilakukan oleh penganalisa kopi profesional atau sebelum menganalisa aroma dan rasa kopi, dilakukan kalibrasi rasa dan aroma terlebih dahulu.

Sam Djo

No comments:

Post a Comment

Instagram

Adv