Crema pada Milk Base

Saya yakin anda sudah tahu crema itu apa, kita bahas busa keemasan ini, oke lah untuk espresso si-crema ini wajib hukumnya, sebagai tambahan nilai estetika dan penambah aroma, tapi untuk Milk Base? yakin anda masih ingin crema tebal yang aromatik itu?


saya adalah pemuja "Perfect Espresso" tapi saya sadar ketika saya belajar latte art di salah satu cafe di malang, setelah saya mencoba beberapa pattern setelah berhasil dengan gambar seperti diatas, ketika sesi icip - icip dimulai saya icip dari batang tulipnya rasanya cukup enak, tapi ketika si-barista icip, dia coba minum di bagian busa cokelat, dan dia bilang kok pahit mas?

tapi mungkin teknik Pouring saya yang salah, seingat saya ada teknik yang bernama agitasi atau aduk, jadi mungkin pada saat itu saya kurang "mengaduk" dengan susu itu sendiri, meskipun tidak mendapatkan kontras yang bagus atau warna dari latte art kita menjadi pucat tapi rasa setiap sruputan jadi enak, tidak terganggu dengan rasa pahit dari si crema yang kurang teraduk dengan busa dari susu.

Ya memang keindahan dari latte art jadi berkurang karena kontrasnya kurang atau pucat, layaknya memotret dengan kamera menggunakan mode RAW yang harus diedit dulu agar kontrasnya jadi bagus, berhubung latte art tidak bisa diedit kontrasnya, kita harus pilih antara keindahan latte art atau konsistensi dalam setiap sruputan kopi kita.

Selamat bereksperimen, semoga bermanfaat.

Sam Djo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram

Adv